MOST RECENT

|

Dua Hal yang di wajibkan

Salahkah jika seorang manusia berbicara tentang politik islam sedangkan dia belum sempurna solatnya?apakah menjadi lemah pendapatnya gara-gara dia belum sempurna perilaku kehidupanya?apakah salah jika membeli bodrex untuk sakit kepalanya sedangkan giginya masih sakit dan belum di beri obat?Apakah salah ketika orang berbicara tentang siyasah sedangkan dalam hal akidah dan muamalah masih kurang sempurna?pertanyaan ini sering timbul dan sering di jadikan senjata pamungkas sebuah diskusi untuk mematahkan semangat mengkaji agama.Jika hukum mempelajari siyasah(politik) itu hukumnya fardu kifayah,apakah kewajiban yang lain seperti akidah dan muamalah harus di sempurnakan dulu?padahal ketiga dasar ilmu ini bukanlah sebuah tingkatan pendidikan agama yang harus di lakukan satu tahapan dan berakhir dengan tahapan satunya.berbicara politik saat ini karena kondisinya sangat tepat dan akan memberikan solusi terbaik bagi Negeri ini.Ini lah yang disebut ketepatan dalam memberi obat.
Begitu juga dengan dakwah,menyeru dalam kebaikan adalah kewajiban.mengingat apa yang akan diserukan,bukan hanya seorang kiyai,ustadz dan hanya siapa yang di anggap pantas boleh berdakwah.Semua umat muslim wajib berdakwah dan apapun yang disampaikan selagi hal itu adalah sebuah kebaikan maka perkara mulia ini akan memuliakan siapa yang membawanya.Saat ini kebanyakan orang memandang bahwa hanya orang-orang yang berilmu tinggilah yang boleh mendakwahi karena dakwah tanpa ilmu tidak akan berarti apa-apa.Setuju akan pandangan itu,tapi harus di ingat bahwa dakwah dan menuntut ilmu adalah dua buah kewajiban dan satu sama lain bukan saling menghentikan.maksudnya ketika ada sebuah kewajiban maka kewajiban itu tidak membuat kewajiban lain di tinggalkan tetapi tetap dilaksanakan.Lalu bagaimana dengan orang yang menuntut ilmu hingga ribuan kitab terbaca sedang ia belum merasa pantas untuk menyeru kepada kebaikan?saya rasa terlalu lama masyarakat akan berubah.Sebaliknya jika kita telah mengetahui sebuah kebaikan dan kita segera menyerukanya maka perubahan itu akan segera tercapai.ini hanya sebuah pemikiran seorang yang merindukan pengaruh tajam,cerdas dan mencerdaskan dari sebuah komunitas dan lingkungan di era Globalisasi saat ini.Jika ada pemikiran lain,mohon penyempurnaanya.Jazakumullah...

Posted by Agus Nuryanto on 4/06/2009. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

1 Komentar for "Dua Hal yang di wajibkan"

  1. Perubahan akan terjadi bila kita mau merubahnya.
    Kemauan berubah memerlukan inovasi dan kreatifitas diri.
    Semoga apa yang menjadi hambatan dapat berubah menjadi kesempatan.
    salam hangat.
    :X

Leave a reply

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added